Air

Penerbitan mushaf Kairo tahun 1924 bukanlah “update isi,” melainkan standarisasi cetakan dengan rasm Utsmani agar konsisten di seluruh dunia Islam (Dutton 1999). Dengan demikian, klaim bahwa teks terus berubah hingga abad ke-20 tidak tepat.

Usaha

Faktanya, proses standarisasi mushaf dilakukan pada masa Khalifah Utsman bin Affan, sekitar dua dekade setelah wafat Nabi, untuk mencegah perbedaan bacaan di berbagai wilayah.