Seorang animator online sedang membuat animasi digital di laptop menggunakan tablet grafis di ruang kerja rumah yang kreatif.

Cara Membuat Posting

1. Login ke Dashboard

Classic Editor hanya bisa digunakan setelah Anda masuk ke dashboard WordPress. Proses login memastikan Anda dapat mengakses semua fitur pengelolaan konten, termasuk menulis, mengedit, dan mempublikasikan artikel. Tanpa login, Anda tidak bisa membuat postingan baru.

  • Buka www.namasitus.com/wp-admin
  • Masukkan username dan password
  • Klik > Log In > untuk masuk ke dashboard

2. Membuat Postingan Baru

Postingan baru dibuat melalui menu khusus di dashboard. Classic Editor menyediakan tampilan sederhana untuk menulis artikel, sehingga Anda bisa langsung fokus pada teks tanpa gangguan blok.

  • Klik menu > Posts (Pos) > di sidebar
  • Pilih > Add New (Tambah Baru)
  • Editor Classic akan terbuka

 

3. Menulis Judul dan Konten

Judul adalah identitas utama artikel, sedangkan konten adalah isi yang dibaca pengunjung. Classic Editor menyediakan toolbar mirip Microsoft Word untuk memformat teks dengan mudah.

  • Isi kolom Title (Judul) > di bagian atas
  • Tulis artikel di kotak konten
  • Gunakan toolbar untuk format teks (bold, italic, heading)

4. Menambahkan Gambar

Gambar membuat artikel lebih menarik dan mendukung SEO. Classic Editor menyediakan tombol > Add Media > untuk menyisipkan gambar ke dalam artikel.

  • Klik > Add Media > di atas toolbar
  • Pilih gambar dari Media Library atau upload baru
  • Atur alignment, ukuran, dan alt text

5. Menambahkan Kategori dan Tag

Kategori dan tag membantu mengorganisasi konten. Kategori bersifat umum, sedangkan tag lebih spesifik. Keduanya penting untuk SEO dan navigasi.

  • Pilih > Category (Kategori) > di panel kanan
  • Tambahkan > Tags (Tag) > sesuai topik artikel
  • Gunakan kombinasi kategori dan tag untuk rapi

6. Menambahkan Featured Image

Featured image adalah gambar utama yang muncul di halaman blog dan media sosial. Fungsinya menarik perhatian pembaca sekaligus memperkuat identitas artikel.

  • Cari panel > Featured Image > di kanan editor
  • Klik > Set Featured Image
  • Pilih gambar dari Media Library

7. Mengatur Permalink

Permalink adalah URL artikel. Classic Editor otomatis membuatnya dari judul, tetapi Anda bisa mengedit slug agar lebih SEO-friendly.

  • Lihat permalink di bawah judul
  • Klik > Edit > untuk menyesuaikan slug
  • Gunakan kata kunci sederhana tanpa tanda baca

8. Menambahkan Excerpt

Excerpt adalah ringkasan artikel yang muncul di halaman blog atau feed. Fungsinya menarik minat pembaca sebelum mereka membuka artikel penuh.

  • Cari panel > Excerpt > di bawah editor
  • Tulis ringkasan sekitar 30–50 kata
  • Pastikan ringkasan jelas dan menarik

9. Mengatur Author

Jika website memiliki banyak penulis, Anda bisa memilih author untuk setiap artikel. Hal ini menjaga kredibilitas dan transparansi konten.

  • Cari panel > Author > di kanan editor
  • Pilih nama penulis dari daftar user
  • Simpan pengaturan

10. Menyimpan atau Mempublikasikan

Classic Editor menyediakan opsi untuk menyimpan draf, melihat pratinjau, atau langsung mempublikasikan artikel.

  • Klik > Save Draft > untuk menyimpan sementara
  • Klik > Preview > untuk melihat tampilan artikel
  • Klik > Publish > untuk menerbitkan artikel

Belajar Coding Itu Penting Nggak Sih?

Di era digital yang semakin maju, pertanyaan tentang pentingnya belajar coding sering muncul. Coding, atau proses menulis instruksi dalam bahasa pemrograman, bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan sebuah kemampuan yang membuka banyak peluang. Mulai dari pembuatan aplikasi, pengembangan website, hingga peningkatan karier di dunia teknologi, coding menjadi fondasi yang tak bisa diabaikan.

Coding sebagai Jalan Menuju Bisnis Digital

Memiliki keahlian coding berarti memiliki kesempatan untuk menjalankan bisnis berbasis aplikasi dan software. Dunia usaha kini tidak lagi terbatas pada kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan papan. Aplikasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat bisa menjadi sumber keuntungan besar. Namun, untuk mencapai kesuksesan tersebut, seseorang harus terlebih dahulu menguasai bahasa pemrograman dan memahami dasar-dasar coding.

Membangun Website dari Nol

Meski kini tersedia banyak platform pembuat website instan, kemampuan coding tetap memberikan nilai lebih. Dengan menguasai HTML, CSS, atau bahasa pemrograman lain, seseorang dapat menciptakan website yang lebih fleksibel, menarik, intuitif, sekaligus profesional. Keterampilan ini memungkinkan pengembang untuk menyesuaikan tampilan dan fungsi sesuai kebutuhan, tanpa bergantung sepenuhnya pada template yang terbatas.

Karier yang Terus Berkembang

Belajar coding juga membuka pintu karier yang luas. Dunia IT masih menjadi bidang yang menjanjikan, dengan permintaan tenaga kerja yang terus meningkat. Bagi mereka yang ingin mencoba pekerjaan baru atau merasa stagnan di posisi saat ini, kemampuan coding bisa menjadi bekal untuk melesat lebih jauh. Bahkan, banyak orang yang belajar coding secara otodidak dan berhasil meniti karier di industri teknologi.

Langkah Awal Belajar Coding

Meski terdengar rumit, belajar coding bisa dimulai dengan langkah sederhana. Pertama, tentukan alasan yang jelas: apakah ingin membuat website, aplikasi, atau sekadar menambah keterampilan. Kedua, pilih bahasa pemrograman sesuai tujuan. Misalnya, HTML dan CSS untuk membangun website sederhana. Ketiga, pelajari struktur data dan algoritma, karena coding bukan hanya soal menulis kode, tetapi juga tentang memecahkan masalah.

Selain itu, penting untuk menjaga semangat agar tidak mudah menyerah. Rasa jenuh adalah hal wajar, bahkan bagi programmer berpengalaman. Namun, konsistensi akan membawa hasil. Cara terbaik untuk mengasah kemampuan adalah dengan praktik langsung. Membuat proyek kecil seperti aplikasi web, game sederhana, atau aplikasi seluler dapat menjadi latihan sekaligus portofolio yang berharga.

Belajar coding bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan di era digital. Dengan keterampilan ini, seseorang dapat membuka peluang bisnis, membangun website profesional, dan mengembangkan karier di dunia IT. Meski awalnya terasa menakutkan, langkah demi langkah akan membawa pemula menuju penguasaan coding. Yang terpenting adalah memiliki motivasi yang jelas, konsistensi dalam belajar, dan keberanian untuk terus mencoba. Pada akhirnya, coding adalah investasi keterampilan yang akan memberikan manfaat jangka panjang.

Apa Itu Coding?

Coding adalah kegiatan menuliskan serangkaian instruksi dalam bentuk kode agar komputer dapat menjalankan tugas tertentu.

Bayangkan situasi sederhana:
“Udaranya sejuk sekali, jadi pengen makan bakso.”

Anda lalu membuka aplikasi ojek online di smartphone, memesan bakso di warung langganan, dan menambahkan catatan: “Kuah dipisah, sambal banyak, tanpa kecap.” Tak lama kemudian, driver ojol mengantarkan pesanan sesuai instruksi.

Dalam analogi ini:

  • Penjual = komputer
  • Pesanan dan catatan = kode (coding)
  • Driver ojol = bahasa pemrograman

Artinya, Anda tidak bisa langsung berbicara dengan komputer. Sebagai gantinya, Anda menuliskan instruksi (kode), lalu bahasa pemrograman bertugas menyampaikannya agar komputer mengerti.

Apa Itu Syntax?

Dalam dunia pemrograman, syntax adalah tata bahasa atau aturan penulisan kode. Sama seperti bahasa sehari-hari, jika ada kesalahan grammar, pesan bisa salah dipahami.

Begitu juga dengan coding: jika syntax tidak tepat, komputer tidak akan menjalankan perintah sesuai harapan. Akibatnya, programmer harus melakukan debugging berulang kali untuk memperbaiki kesalahan.