Dash: Kursus Online Gratis untuk Belajar Pengembangan Web

Belajar pengembangan web kini semakin mudah berkat Dash, sebuah kursus online gratis yang dirancang khusus untuk pemula. Platform ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif, menyenangkan, dan praktis sehingga siapa pun dapat memahami dasar-dasar coding tanpa harus memiliki latar belakang teknis sebelumnya.

Di dalam Dash, Anda akan mempelajari HTML5, CSS3, dan JavaScript, tiga fondasi utama dalam membangun website modern. Materi disusun secara bertahap sehingga setiap konsep dapat dipahami dengan jelas. Tidak hanya teori, Dash juga menekankan praktik langsung agar peserta mampu menguasai keterampilan dasar pengembangan web dengan lebih cepat.

Selain itu, Dash menyediakan proyek-proyek kecil yang dapat membantu Anda mengintegrasikan semua pengetahuan yang telah dipelajari. Proyek ini dirancang untuk melatih kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri dalam membuat website sederhana hingga lebih kompleks. Dengan cara ini, belajar coding menjadi lebih relevan dan aplikatif.

Bagi Anda yang benar-benar baru dalam dunia pemrograman, Dash adalah pilihan tepat. Kursus ini memberikan pemahaman dasar yang solid, sehingga Anda tidak akan merasa kewalahan. Dash menjadi solusi bagi siapa saja yang mencari web belajar coding untuk pemula dengan pendekatan yang ramah dan mudah diikuti.

Dengan Dash, perjalanan menuju dunia digital dimulai dari langkah kecil yang penuh makna. Kursus ini bukan hanya tentang belajar coding, tetapi juga tentang membuka peluang baru di era teknologi.

BitDegree

Belajar Coding dengan Cara Menyenangkan

Di era digital saat ini, kemampuan coding menjadi salah satu keterampilan yang paling dicari. BitDegree hadir sebagai platform pembelajaran yang menawarkan kursus gratis dengan beragam topik, mulai dari dasar-dasar pemrograman hingga pengembangan game. Dengan pendekatan yang inovatif, BitDegree tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang eksplorasi bagi siapa saja yang ingin menapaki dunia teknologi.

Dua Model Pembelajaran

BitDegree menyediakan dua jenis kursus utama: kursus online standar dan kursus berbasis gamifikasi. Kursus standar menyajikan materi dengan format konvensional yang mudah diikuti, sementara kursus gamifikasi menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif. Melalui sistem pencapaian dan tantangan, peserta dapat merasakan sensasi belajar layaknya bermain game, sehingga proses pembelajaran terasa lebih hidup dan menyenangkan. Menariknya, tidak ada persyaratan khusus untuk bergabung—cukup pilih bahasa pemrograman yang diinginkan, dan perjalanan belajar pun bisa segera dimulai.

Bahasa Pemrograman yang Ditawarkan

BitDegree membuka kesempatan bagi peserta untuk mempelajari berbagai bahasa pemrograman populer, di antaranya:

  • HTML untuk membangun struktur halaman web
  • CSS untuk mempercantik tampilan dengan desain yang menarik
  • PHP sebagai bahasa server-side yang mendukung interaksi dinamis
  • JavaScript untuk menghadirkan fitur interaktif pada aplikasi web
  • SQL sebagai kunci dalam pengelolaan database
  • jQuery untuk mempermudah manipulasi elemen web

Keunikan Program Blockchain

Salah satu daya tarik utama BitDegree adalah integrasi teknologi blockchain dalam sistem pembelajarannya. Melalui mekanisme reward yang transparan, peserta dapat mengukur keberhasilan belajar dengan jelas. Sistem ini juga memberi keuntungan bagi perusahaan, karena memudahkan mereka dalam merekrut talenta terbaik berdasarkan pencapaian nyata yang terverifikasi. Dengan demikian, BitDegree tidak hanya membantu individu mengembangkan keterampilan, tetapi juga menjembatani mereka dengan peluang karier di dunia teknologi.

BitDegree membuktikan bahwa belajar coding tidak harus membosankan. Dengan kursus gratis, sistem gamifikasi, dan dukungan blockchain, platform ini menghadirkan pengalaman belajar yang modern, menyenangkan, sekaligus bermanfaat. Bagi siapa saja yang ingin menapaki dunia pemrograman, BitDegree adalah pintu masuk yang tepat untuk memulai perjalanan digital.

Dampak Buruk Mengonsumsi Makanan Haram

Makanan adalah sumber energi yang memengaruhi jasmani dan rohani manusia. Karena itu, Islam melarang umatnya mengonsumsi makanan dan minuman haram, baik yang haram karena zatnya—seperti bangkai dan minuman keras—maupun karena cara mendapatkannya, seperti hasil mencuri atau judi. Larangan ini merupakan bentuk kasih sayang Allah, sebab di baliknya terdapat dampak buruk yang merugikan manusia.

1. Menghalangi Doa

Makanan haram dapat menjadi penghalang terkabulnya doa. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Seorang laki-laki melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu. Ia menengadahkan tangannya ke langit sambil berdoa: ‘Ya Rabb, ya Rabb.’ Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia tumbuh dari sesuatu yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan?” (HR. Muslim)

Dalil ini menegaskan bahwa Allah tidak menerima kecuali yang suci.

2. Menggelapkan Hati

Makanan haram membuat hati keras dan gelap, sehingga sulit menerima cahaya iman. Syekh Ali Asy-Syadzili berkata:

“Barangsiapa mengonsumsi makanan halal, hatinya lembut dan bercahaya. Barangsiapa mengonsumsi makanan haram, hatinya keras, kasar, dan gelap, serta terhijab dari Allah Ta‘ala.” (Al-Minahus Saniyyah, h. 7)

Hati yang gelap akan menjauhkan manusia dari ketaatan.

3. Mengundang Azab

Mengonsumsi makanan haram sama saja mengundang azab Allah. Imam Sahl At-Tustari menegaskan:

“Barangsiapa makanannya tidak halal, maka hijab tidak akan terbuka dari hatinya, azab akan segera menimpanya, dan shalat, puasa, serta sedekahnya tidak memberi manfaat baginya.” (Al-Minahus Saniyyah, h. 7)

Hal ini menunjukkan bahwa ibadah kehilangan pengaruh positif bila disertai makanan haram.

4. Sulit Menerima Ilmu

Makanan haram dapat menghilangkan kejernihan pikiran dan kenikmatan berzikir. Syekh As-Sya‘rani menyebutkan:

“Di antara kerusakan akibat memakan makanan haram adalah ia berubah menjadi api yang menghilangkan kejernihan pikiran, membakar keikhlasan niat, membutakan pandangan batin, melemahkan agama, tubuh, dan akal, serta menghalangi dari hikmah dan pengetahuan.” (Al-Minahus Saniyyah, h. 7)

Imam Sufyan Ats-Tsauri bahkan merasakan perbedaan besar antara makanan halal dan yang tidak jelas statusnya dalam memahami ilmu.

5. Menghilangkan Keberkahan

Makanan dan harta haram menghapus keberkahan hidup. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika penjual dan pembeli jujur serta menjelaskan keadaan barang, maka diberkahi jual beli mereka. Namun jika menyembunyikan dan berdusta, maka dihapus keberkahan dari jual beli mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keberkahan adalah rasa tenang, cukup, dan bahagia meski harta sedikit—hal yang hilang bila harta berasal dari yang haram.

Mengonsumsi makanan dan harta haram membawa kerusakan bagi jasmani maupun rohani. Umat Islam hendaknya menjauhi segala bentuk yang haram dan segera bertobat jika terlanjur melakukannya, agar hidup senantiasa diberkahi Allah.

Puasa, Perbaikan yang Menguatkan Imunitas

Puasa bukan sekadar pengurangan kalori atau ritual spiritual—ia adalah intervensi biologis yang menyentuh inti sistem saraf dan kekebalan tubuh. Studi terbaru menunjukkan bahwa saat tubuh berpuasa, neuron di hipotalamus mengirim sinyal perbaikan ke sistem imun, bahkan sebelum makanan kembali dikonsumsi¹. Menariknya, persepsi lapar itu sendiri sudah cukup untuk memicu regenerasi sel imun dan aktivasi jalur penyembuhan².

Fasting triggers your brain’s natural repair system for stronger immunity.

Proses ini melibatkan penurunan aktivitas mTOR (mammalian target of rapamycin), yang biasanya menghambat perbaikan sel, dan peningkatan autofagi—mekanisme pembersihan sel yang memperkuat daya tahan tubuh³. Dalam konteks neuroimunologi, puasa menjadi semacam “reset biologis” yang menyelaraskan otak, sistem saraf, dan pertahanan tubuh secara simultan.

Puasa membangkitkan mekanisme perbaikan otak, menyalakan daya tahan tubuh yang lebih kuat.

Puasa bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum. Ia adalah strategi pemulihan yang mengaktifkan kecerdasan tubuh, memperbaiki jaringan, dan memperkuat sistem imun dari dalam. Ketika dilakukan dengan kesadaran dan ritme yang tepat, puasa menjadi jalan pemulihan yang menyentuh hingga ke inti sel dan jiwa⁴.

¹ Arkadi Mazin, “Fasting Affects the Immune System via the Brain,” Lifespan.io, April 8, 2025.
² University of Manchester, “Scientists Cast New Light on How Fasting Impacts the Immune System,” News Medical, April 7, 2025.
³ ScienceNewsToday Editors, “Scientists Uncover Why Fasting Heals Some Immune Systems but Not All,” Science News Today, August 17, 2025.
⁴ Ibid.

Gula yang Mengganggu

Gula yang Mengganggu: Otak, Mood, dan Energi. “Sugary drinks steal energy, weaken mood, and quietly disrupt your brain balance.” — Psychology Today, 2025

Minuman manis seperti soda dan jus kemasan memicu lonjakan glukosa yang diikuti kejatuhan energi, menyebabkan kelelahan, gangguan fokus, dan perubahan suasana hati¹.

Studi menunjukkan bahwa konsumsi rutin minuman bergula meningkatkan risiko depresi, peradangan otak, dan gangguan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin².

Minuman manis jadi bukan sekadar risiko metabolik—ia adalah pengganggu diam-diam keseimbangan mental dan emosional³. Mengurangi konsumsi gula bukan hanya pilihan diet, tapi langkah perlindungan terhadap kejernihan pikiran dan stabilitas jiwa⁴.

¹ Joel Fuhrman, “5 Ways Sugar Negatively Impacts Your Brain,” Verywell Mind, May 28, 202, ² Chandril Chugh, “Effects of Energy Drinks on Brain,” drchandrilchugh.com, November 9, 2025, ³ Psychology Today, “Why Sugary Drinks Are So Bad for the Brain,” November 2025, ⁴ Ibid.

Data Entry Online

Pekerjaan data entry adalah salah satu peluang kerja online paling mudah diakses. Kamu tidak membutuhkan gelar khusus atau perangkat canggih — cukup laptop, ketelitian, dan koneksi internet.

Banyak perusahaan, UMKM, hingga startup membutuhkan tenaga data entry untuk mengolah data, mengetik dokumen, memverifikasi informasi, hingga memasukkan data ke sistem.

Profesi ini cocok untuk pemula yang ingin mulai menghasilkan uang dari dunia digital, baik sebagai pekerjaan sampingan maupun pekerjaan penuh waktu.

Apa Itu Data Entry Online?

Data Entry Online adalah pekerjaan memasukkan, memperbarui, atau mengelola data dalam bentuk digital. Bentuk tugasnya bisa berupa:

  • Mengetik ulang dokumen ke format digital
  • Memasukkan data ke spreadsheet
  • Mengisi database perusahaan
  • Memverifikasi dan mengoreksi data
  • Menginput pesanan pelanggan
  • Mengolah data sederhana untuk laporan

Tugasnya mudah, tetapi membutuhkan ketelitian tinggi dan kecepatan mengetik yang baik. Pekerjaan ini banyak tersedia di platform freelance seperti Upwork, Fiverr, Freelancer, dan website rekrutmen jarak jauh.

Cara Memulai

Berikut langkah praktis untuk memulai karier sebagai data entry freelancer:

1. Siapkan perangkat kerja

  • Laptop (PC)
  • Koneksi internet stabil
  • Aplikasi spreadsheet (Excel atau Google Sheets)
  • Aplikasi dokumen (Docs atau Word)

2. Tingkatkan kemampuan dasar

  • Kecepatan mengetik minimal 40–60 WPM
  • Kemampuan mengolah data sederhana
  • Familiar dengan Excel (SUM, FILTER, SORT)

3. Bangun portofolio

Buat contoh pekerjaan seperti:

  • Contoh input data produk
  • Contoh pengetikan ulang dokumen
  • Tabel bersih dan rapi

Ini bisa kamu unggah di Google Drive atau PDF.

4. Daftar di platform kerja

Mulai dari:

  • Upwork
  • Fiverr
  • Sribulancer
  • Fastwork
  • Indeed (remote job)

5. Pasang harga pemula yang wajar

Untuk pemula, fokus dulu pada rating dan review. Setelah itu, naikan tarif secara bertahap.

Tips Kerja

Berikut tips agar kamu dipercaya klien dan cepat berkembang:

  • Jaga ketelitian. Kesalahan kecil bisa fatal bagi perusahaan.
  • Kerjakan lebih cepat dari deadline. Klien suka freelancer yang responsif.
  • Gunakan template. Membuat template input data mempercepat pekerjaan.
  • Pastikan format rapi. Data yang bersih = klien puas.
  • Jaga kerahasiaan data. Banyak perusahaan bekerja dengan data sensitif.
  • Selalu kirim hasil dengan catatan detail. Menunjukkan profesionalisme.

Pendapatan

Pendapatan data entry cukup variatif, tergantung kecepatan kerja, platform, dan pengalaman. Perkiraan pendapatan dalam sebulan :

  • Pemula: Rp1–3 juta
  • Menengah: Rp4–7 juta
  • Profesional: Rp8–15 juta

Freelancer luar negeri: $4–$20 per jam (sekitar Rp60.000–Rp320.000 per jam)

Jika kamu memiliki sertifikasi data entry atau keahlian Excel tingkat lanjut, tarif bisa jauh lebih tinggi.

“Data is a precious thing and will last longer than the systems themselves.”
— Tim Berners-Lee

“Data adalah sesuatu yang berharga dan akan bertahan lebih lama daripada sistem itu sendiri.”

Mistery Shopper

Cara Cerdas Dapat Uang dari Internet

Di era digital, peluang mendapatkan penghasilan tambahan semakin beragam. Salah satu cara yang unik namun efektif adalah menjadi mistery shopper—pekerjaan yang menggabungkan observasi tajam, etika kerja, dan pengalaman belanja. Tanpa perlu modal besar, kamu bisa mulai dari rumah dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas layanan bisnis.

Apa Itu Mistery Shopper?

Mistery shopper adalah individu yang berpura-pura menjadi pelanggan biasa untuk menilai layanan, kebersihan, sikap staf, dan kepatuhan terhadap standar perusahaan. Tugasnya bukan mengkritik, melainkan mencatat pengalaman secara objektif dan diam-diam. Perusahaan menggunakan laporan ini untuk memperbaiki layanan dan pelatihan internal.

Cara Memulai

  • Daftar di platform terpercaya seperti GBW (Gapbuster), AQ Services, atau Helion Research.
  • Lengkapi profil dan tes awal—biasanya berupa simulasi penilaian.
  • Pilih tugas yang sesuai: kunjungan toko, telepon layanan pelanggan, atau survei online.
  • Lakukan tugas sesuai instruksi, lalu isi laporan dengan jujur dan detail.
  • Terima bayaran atau reimburse—beberapa tugas memberi honor, yang lain mengganti biaya belanja.

Tips Kerja Mistery Shopper

  • Perhatikan detail kecil: waktu pelayanan, sapaan staf, kebersihan area.
  • Jangan mengungkap identitas—kerahasiaan adalah kunci.
  • Tulis laporan segera setelah tugas selesai agar observasi tetap segar.
  • Jaga etika dan objektivitas—hindari penilaian pribadi atau asumsi.
  • Bangun reputasi dengan laporan yang konsisten dan berkualitas.

Proyeksi Pendapatan

  • Rp50.000–Rp250.000 per tugas, tergantung kompleksitas dan lokasi.
  • Rp1–3 juta per bulan untuk pekerja paruh waktu yang konsisten.
  • Tugas dengan pembelian biasanya disertai reimburse penuh atau sebagian.
  • Beberapa platform internasional menawarkan bonus tambahan untuk laporan berkualitas tinggi atau tugas berulang.

“The customer’s perception is your reality.”
— Kate Zabriskie

Menjadi mistery shopper bukan sekadar mencari uang tambahan, tapi ikut membentuk budaya pelayanan yang lebih jujur dan bertumbuh. Ketika observasi dilakukan dengan integritas, maka perubahan pun bisa dimulai dari hal-hal kecil yang tak terlihat.

Luka yang Perlu Diakui

Ungkapan “waktu akan menyembuhkan segalanya” sering menenangkan, tapi tidak selalu benar. Ada luka yang tak larut begitu saja oleh berjalannya hari; ia justru berakar lebih dalam bila diabaikan.¹

Luka-luka seperti ini bukan sekadar kenangan, melainkan pesan yang menuntut pengakuan. Untuk pulih, seseorang perlu berhenti berlari—menatap luka itu dengan jujur, menanggung kesedihannya, dan perlahan menafsirkan ulang maknanya.²

Tidak semua luka bisa disembuhkan dengan waktu. Beberapa perlu diakui, ditangisi, dan ditransformasi.

Carl Jung menyebut proses ini sebagai shadow work: menghadapi sisi gelap diri yang disangkal agar menjadi sumber pertumbuhan.³ Viktor Frankl menulis, penderitaan berhenti menjadi penderitaan ketika ia menemukan makna.⁴

Karena itu, penyembuhan bukan sekadar melupakan, tetapi mengubah luka menjadi sumber kebijaksanaan. Dalam kesadaran itu, air mata bukan tanda lemah, melainkan bagian dari proses alkimia batin—tempat derita diolah menjadi belas kasih.⁵

¹ Brené Brown, Atlas of the Heart: Mapping Meaningful Connection and the Language of Human Experience (New York: Random House, 2021), 176.
² Henri Nouwen, The Inner Voice of Love: A Journey Through Anguish to Freedom (New York: Doubleday, 1996), 14.
³ Carl Jung, Modern Man in Search of a Soul (London: Routledge, 2001), 210.
⁴ Viktor E. Frankl, Man’s Search for Meaning (Boston: Beacon Press, 2006), 112.
⁵ Richard Rohr, Falling Upward: A Spirituality for the Two Halves of Life (San Francisco: Jossey-Bass, 2011), 85.

BIBLIO

Brown, Brené. Atlas of the Heart: Mapping Meaningful Connection and the Language of Human Experience. New York: Random House, 2021.
Frankl, Viktor E. Man’s Search for Meaning. Boston: Beacon Press, 2006.
Jung, Carl. Modern Man in Search of a Soul. London: Routledge, 2001.
Nouwen, Henri. The Inner Voice of Love: A Journey Through Anguish to Freedom. New York: Doubleday, 1996.
Rohr, Richard. Falling Upward: A Spirituality for the Two Halves of Life. San Francisco: Jossey-Bass, 2011.

Gelombang Gamma di Ambang Mati

Sejumlah penelitian neurosains mutakhir menunjukkan bahwa sesaat menjelang kematian, otak manusia justru memperlihatkan lonjakan aktivitas listrik berfrekuensi tinggi—gelombang gamma—yang biasanya terkait dengan kesadaran penuh, memori, dan pengalaman transenden.¹ Temuan ini menggeser pandangan lama bahwa kesadaran berhenti seiring henti jantung. Sebaliknya, lonjakan itu tampak seperti kilatan terakhir kesadaran, ketika seluruh pengalaman hidup seolah berputar kembali dalam sekejap.

 

Visualisasi aktivitas listrik di otak manusia (EEG) menunjukkan peningkatan gelombang gamma sesaat setelah henti jantung. Area merah menandai peningkatan konektivitas antar wilayah kesadaran.

 

Dalam kerangka Qur’ani, momen ini mengingatkan pada firman, “Dan ditiuplah sangkakala, maka terputuslah segala hubungan; setiap jiwa mengetahui apa yang telah dikerjakannya” (Q.S. al-Takwīr [81]:1–14). Sufi menafsirkan seruan ini bukan hanya sebagai peristiwa kosmik, melainkan sebagai gema batin manusia yang lalai—saat kesadaran dipanggil untuk melihat dirinya tanpa tabir.

Dalam pandangan sufistik, momen menjelang kematian bukanlah sekadar akhir biologis, melainkan titik penyatuan kesadaran. Lonjakan gelombang gamma dapat dibaca sebagai citra biologis dari keadaan itu—puncak di mana seluruh lapisan jiwa, memori, cinta, dan penyesalan berpadu dalam satu kilatan makna. Dalam istilah William Chittick, inilah saat “tabir bentuk tersingkap” dan kesadaran beralih dari dunia citra menuju medan makna yang lebih hakiki, tempat jiwa menyaksikan Realitas sebagaimana adanya.²

¹ Jimo Borjigin et al., “Surge of Gamma Oscillations in the Dying Human Brain,” Proceedings of the National Academy of Sciences 120, no. 15 (2023): e2216268120.
² Diadaptasi dari William C. Chittick, The Sufi Path of Knowledge: Ibn al-‘Arabī’s Metaphysics of Imagination (Albany: State University of New York Press, 1989), 390; dan The Self-Disclosure of God: Principles of Ibn al-‘Arabī’s Cosmology (Albany: State University of New York Press, 1998), 202.

BIBLIO

Borjigin, Jimo, et al. “Surge of Gamma Oscillations in the Dying Human Brain.” Proceedings of the National Academy of Sciences 120, no. 15 (2023): e2216268120.
Chittick, William C. The Sufi Path of Knowledge: Ibn al-‘Arabī’s Metaphysics of Imagination. Albany: State University of New York Press, 1989.
——. The Self-Disclosure of God: Principles of Ibn al-‘Arabī’s Cosmology. Albany: State University of New York Press, 1998.
Al-Qur’an al-Karīm, Surah al-Takwīr [81]: 1–14.

Gema Manusia yang Lalai

Para sufi membaca doa orang mati dalam Q.S. al-Mu’minūn [23]:99–100 bukan sekadar kisah pascakematian, melainkan gema batin manusia yang lalai. Saat jiwa berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku,” itu bukan hanya suara penghuni kubur, tetapi juga bisikan hati setiap manusia yang menunda kesadaran. Dalam diri orang yang masih hidup pun, gema itu terdengar setiap kali ia berkata, “Nanti saja aku bertobat,” atau, “Masih ada waktu.”¹

Menurut al-Qusyairī, ayat ini menyingkap keadaan ghaflah—kelalaian spiritual yang membuat manusia hidup tanpa sadar akan hakikat hidupnya.² Sedang Ibn ‘Aṭā’illah menegaskan, penundaan taubat adalah bentuk halus dari keangkuhan jiwa: berharap umur panjang tanpa menjadikan waktu sekarang sebagai ruang hadir bersama Allah.³

Dengan demikian, “doa ingin kembali” bukanlah harapan masa depan, tetapi cermin dari kesadaran yang belum terjaga kini. Siapa yang mendengarnya saat masih hidup, sesungguhnya telah dijawab sebelum mati.

NOTES

¹ al-Ṭabarī, Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān, juz 18 (Beirut: Dār al-Ma‘rifah, 1987), 85–86.
² al-Qusyairī, Laṭā’if al-Ishārāt, juz 3 (Kairo: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2000), 112.
³ Ibn ‘Aṭā’illah, al-Ḥikam al-‘Aṭā’iyyah (Kairo: al-Maktabah al-Taufīqiyyah, t.t.), 47.

BIBLIO

al-Qusyairī, Abū al-Qāsim. Laṭā’if al-Ishārāt. Juz 3. Kairo: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2000.
al-Ṭabarī, Muḥammad ibn Jarīr. Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān. Juz 18. Beirut: Dār al-Ma‘rifah, 1987.
Ibn ‘Aṭā’illah al-Sakandarī. al-Ḥikam al-‘Aṭā’iyyah. Kairo: al-Maktabah al-Taufīqiyyah, t.t.